Sugeng Rawuh Wonten SD Negeri Keturen 1

Tempat bermain dan belajar putra-putri terbaik Negeri ini yang berbasis pendidikan lingkungan hidup demi mewujudkan warga yang cinta negara, agama dan lingkungan.

Temukan Kami Daftar Sekarang

Layanan Sekolah

Kesiswaan

Data siswa, NISN, nilai UH, raport dan lain-lain.

Kunjungi

Wali Murid

Tips parenting, kerjasama sekolah dengan orang tua.

Kunjungi

Alumni

Penelusuran alumni, legalisir ijazah dan lain-lain

Kunjungi

Perpustakaan

Peminjaman buku, pengembalian, katalog, dan lain-lain

Kunjungi

Galeri

Minggu, 22 Agustus 2021

Bercocok Tanam Di Lahan Yang Terbatas



Budidaya hidroponik adalah metode bercocok tanam yang tidak menggunakan media tanah, melainkan memanfaatkan larutan nutrisi yang diberikan langsung kepada akar tanaman. Metode ini semakin populer karena berbagai keuntungan yang ditawarkannya, seperti penggunaan air yang lebih efisien, peningkatan pertumbuhan tanaman, pengendalian hama yang lebih baik, dan penghematan ruang.

Berikut adalah langkah-langkah dasar untuk memulai budidaya hidroponik:

Pilih sistem hidroponik: Ada beberapa sistem hidroponik yang dapat Anda pilih, seperti sistem rakit apung (floating raft), sistem sumbu, sistem rakit NFT (Nutrient Film Technique), atau sistem irigasi tetes. Pilih sistem yang sesuai dengan kebutuhan Anda dan sumber daya yang tersedia.

Persiapkan wadah atau tempat tumbuh: Siapkan wadah atau tempat tumbuh yang sesuai dengan sistem hidroponik yang Anda pilih. Pastikan wadah tersebut memiliki drainase yang baik untuk menghindari genangan air yang berlebihan.

Buat larutan nutrisi: Campurkan larutan nutrisi yang sesuai dengan kebutuhan tanaman yang akan Anda tanam. Larutan nutrisi biasanya terdiri dari campuran garam mineral yang penting bagi pertumbuhan tanaman. Ikuti petunjuk pada kemasan larutan nutrisi atau konsultasikan dengan ahli hidroponik jika diperlukan.

Persiapkan media tanam atau substrat: Meskipun hidroponik tidak menggunakan media tanah, Anda masih memerlukan substrat atau media tanam untuk menopang dan mengakar tanaman. Beberapa substrat yang umum digunakan dalam hidroponik adalah arang, pasir, batu kerikil, serat kelapa, atau vermikulit.

Tanam bibit: Tempatkan bibit tanaman dengan hati-hati di media tanam atau substrat yang telah disiapkan. Pastikan akar tanaman terendam dalam larutan nutrisi atau terpapar oleh larutan nutrisi yang mengalir (tergantung pada sistem hidroponik yang Anda gunakan).

Monitor dan atur lingkungan: Pastikan lingkungan tumbuh Anda mendukung pertumbuhan tanaman. Hal ini termasuk pemantauan suhu, kelembaban, cahaya, dan pH larutan nutrisi. Suhu dan kelembaban yang optimal akan membantu tanaman tumbuh dengan baik.

Berikan nutrisi dan air secara teratur: Pastikan tanaman Anda mendapatkan pasokan larutan nutrisi dan air yang cukup. Periksa tingkat nutrisi dan pH larutan secara teratur dan sesuaikan jika diperlukan.

Pertahankan kebersihan: Jaga kebersihan sistem hidroponik Anda dengan membersihkan wadah, media tanam, dan peralatan secara teratur. Hindari pertumbuhan alga dan serangga yang dapat merusak tanaman.

Panen dan nikmati hasilnya: Setelah tanaman Anda mencapai masa panen, panenlah dengan hati-hati. Nikmati hasil jerih payah Anda dan rasakan manfaat budidaya hidroponik.

Budidaya hidroponik membutuhkan pemahaman yang baik tentang kebutuhan tanaman, nutrisi, dan lingkungan. Sebelum memulai, lakukan riset lebih lanjut, konsultasikan dengan ahli, dan pelajari praktik terbaik dalam budidaya hidroponik.

 

Minggu, 07 Februari 2021

KUNJUNGAN COACH JR NBA 15 November 2019









 

DEWAN GURU DAN STAF SDN KETUREN 01




Dewan guru beserta staff karyawan SDN Keturen 01 memakai pakaian khas tegalan 

KEGIATAN IHT Bersama SDN Debong Kidul

Kegiatan IHT sebelum pandemi bersama SDN Debong Kidul 













 

KEGIATAN PENDIRIAN TENDA SDN KETUREN 1

KEGIATAN PENDIRIAN TENDA TAHUN 2020  


 

Kegiatan menonton film di perpustakaan sekolah SDN Keturen 1



 

Jumat, 27 November 2020

PERINGATAN HUT PGRI MESKI PANDEMI NAMUN TETAP HIKMAT

 Peringatan hari guru Nasional dan HUT PGRI Ke-75 di SD Negeri Keturen berlangsung meriah dan penuh semangat Semua guru bertugas sebagai petugas upacara bendera . meski dilakukan pada masa pandemi dan tidak dihadiri siswa namun upacara tetap berlangsung dengan baik. semoga seluruh guru di Indonesia diberikan kemudahan untuk mendidik para generasi penerus bangsa 






Selasa, 24 Maret 2020

Peringatan Hari Air Sedunia di SD Keturen Terhambat Pandemi Covid-19


Wabah Covid-19 pada akhirnya singgah juga di bumi Nusantara. Jenis virus corona baru mau tidak mau mendorong Pemerintah untuk mengambil kebijakan penting guna mencegah berkembangnya Covid-19 di lembaga pendidikan. Tak pelak kondisi itu juga turut berimbas kepada kegiatan belajar mengajar di SD Keturen.

Kejadian ini pun mau tidak mau mempengaruhi program kerja para kader adhiwiyata di SD Keturen. Meski begitu, pembatasan kegiatan dan aktifitas tidak menghentikan langkah para kader adhiwiyata untuk turun tangan memperingati Hari Air Sedunia.

Agenda peringatan Hari Air Sedunia yang sedianya akan dilaksanakan di sekolah, terpaksa dirubah ke rumah masing-masing dengan pertimbangan keselamatan dan kesehatan para kader adhiwiyata dan seluruh peserta didik di SD Keturen. 

Kegiatan pada Hari Air Sedunia tahun ini, diisi dengan 2 kategori yaitu lomba menggambar poster bagi siswa kelas tinggi dan lomba mewarnai gambar bagi siswa kelas rendah. Mengingat pandemi dan PSBB yang sedang berlangsung, tahap penjurian dilaksanakan dengan pengiriman hasil karya melalui aplikasi WhatsApp.

Tahapan penilaian tugas saat ini masih berlangsung. Dua kategori lomba sendiri, direncanakan bagi para pemenang dari tiap kategori akan diberikan hadiah kuota 10 GB untuk juara pertama, 5 GB untuk juara kedua dan 2 GB untuk juara ketiga.

Pemberian hadiah kuota tersebut diharapkan bisa menjadi penyemangat siswa dalam mengituki Pembelajaran Jarak Jauh sebagaimana arahan dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

Sabtu, 22 Februari 2020

Apel Siaga Ramaikan Hari Peduli Sampah Nasional di SD Negeri Keturen


Isu pandemi Covid-19 yang merebak di China, tidak menyurutkan semangat para kader adhiwiyata SD Negeri Keturen untuk memperingati Hari Peduli Sampah Nasional yang dihelat setiap tanggal 21 Februari. Sebagai sekolah yang berwawasan lingkungan hidup, SD Keturen secara berkesinambungan mendidik siswa siswinya untuk menjadi kader penggerak yang menularkan virus kepedulian lingkungan baik di sekolah maupun di lingkungan tempat tinggalnya.



Pada kesempatan kali ini, Hari Peduli Sampah Nasional diisi dengan apel siaga yang diikuti para kader adhiwiyata SD Negeri Keturen. Berbagai acara disiapkan oleh para kader seperti :

1. Game edukatif

2. Lomba mengumpulkan sampah

3. Sosialisasi bank sampah

4. Kerja bakti di lingkungan sekitar dan masih banyak lagi.



Kepedulian terhadap lingkungan sudah semestinya ditanamkan sejak kecil. Dengan harapan dimasa yang akan datang, lahir generasi yang peduli dan cinta terhadap lingkungan. Terlebih lagi, sekolah menargetkan 0 untuk sampah plastik. Mengingat butuh waktu ratusan tahun agar sampah plastik bisa terurai di alam.

Keep on fire guys. Kalau bukan kita siapa lagi

Rabu, 19 Februari 2020

Senam Kreasi Pilah Sampah Organik & An-organik



Dalam rangka menyambut Hari Peduli Sampah Nasional, SD Keturen meluncurkan senam kreasi pilah sampah organik & an-organik. Gerakan senam ini di inisiasi oleh guru PJOK SD Keturen yang tiada lain tiada bukan adalah Bapak Suharto, S.Pd.

Bersama para kader adiwiyata, beliau mengkreasikan gerakan senam pilah sampah, dengan harapan masyarakat semakin sadar untuk selalu memilah sampah berdasarkan jenisnya. Lebih jauh lagi, masyarakat bukan hanya sadar tapi cerdas sampah.

Penasaran dengan senam kreasinya?

Kasih ngga, kasih ngga? kasih dong

let's check this out



Jumat, 24 Januari 2020

BERSAMA MENGHIJAUKAN SEKOLAH

 

Lingkungan sekolah yang kondusif sangat diperlukan dalam menghasilkan tamatan yang cakap melalui proses belajar mengajar berbasis sistem pendidikan yang bermutu. Tidak itu saja, lingkungan sekolah yang kondusif juga akan ikut mendorong terwujudnya pola hidup bermutu yang pada saat ini sangat diperlukan dalam meningkatkan daya saing bangsa dimata dunia sekaligus melestarikan kekayaan sumber daya alam hayati Indonesia. 

\Pentingnya penghijauan Untuk mengurangi peristiwa global worming,tentunya penhijauan sangat penting bagi sekolah ,selain menyejukan udara di sekitar nya,dapat juga memperindah pemandangan. Penhiajauan tidak hanya menanam pohon saja,dengan membersihkan setiap ruangan dan linkungan sekitar sekolah serta membuang sampah pada tempat nya juga termasuk penghijauan. Salah satu cara kecil yang di lakukan sekolah kami adalah menyediakan tong sampah di setiap ruangan kelas dan lingkungan sekolah.

Salah satu upaya untuk menjadikan lingkungan sekolah menjadi nyaman dan asri adalah dengan melakukan penghijauan lingkungan sekolah begitulah yang dilakukan para siswa dan dewan guru  SDN Keturen dengan bersama menanam pohon dilingkungan sekolah, mulai dari pembibitan, dengan macam jenis tanaman seprti tanaman hias, sayuran dan berbagai jenis tumbuhan lainnya  . 

disamping itu juga dilakukan kegiatan kebersihan yang dilakukan secara gotong royong oleh seluruh siswa dan dewan guru, harapan besar dengan kegiatan menghijaukan sekolah ini sekolah menjadi nayaman dan asri dan lingkungan sekolah semakin kondusif untk belajar  [RA]





Jumat, 10 Januari 2020

Menyulap Barang Bekas Menjadi Barang Kerajinan



Di sekeliling kita, banyak kita jumpai barang-barang bekas seperti botol minum kemasan, koran yang sudah tidak terpakai dan jenis sampah lainnya. Pada kesempatan kali ini tim adiwiyata SD Keturen, berkesempatan mendapatkan pelatihan dari Bank Sampah dan komunitas pecinta lingkungan di Kota Tegal untuk membuat berbagai barang kerajinan yang memiliki nilai jual.

Jika sebelumnya koran hanya disetorkan ke Bank Sampah atau agen pengepul. Pada pelatihan ini tim adiwiyata diajarkan untuk membuat tempat pensil, kotak tisu, bingkai dan produk yang lain.

Sedangkan untuk sampah organik, SD Keturen memnafaatkannya untuk membuat pupuk kompos. Di tahap awal, pupuk kompos masih digunakan untuk kebutuhan pupuk di sekolah. Meski demikian, Sekolah memandang perlu agar pemanfaatan pupuk kompos tidak hanya untuk sekolah tapi dijual kepada masyarakat. Yang mana hasil dari penjualan pupuk bisa digunakan untuk membiayai berbagai macam kegiatan tim adiwiyata. Sehingga program ini tidak memberatkan anggaran sekolah.

Semangat anak-anak.  

Selasa, 10 Desember 2019

KUNJUNGAN KLH
















Publikasi

55 Cups
Average weekly coffee drank
9000 Lines
Average weekly lines of code
400 Customers
Average yearly happy clients

Dewan Guru

Lily Gunarsih, S.Pd.
Kepala Sekolah
Surahman, S.Pd.
Guru 6
Indah Puji Fatmasari, S.Pd.
Guru Kelas 5
Yosef Widijanto, S.Pd.
Guru Kelas 4
Dewi Susanti, S.Pd.
Guru Kelas 3
Umiyati
Guru Kelas 2
Nur Inayati, S.Pd.
Guru Kelas 1
Suharto, S.Pd.
Guru PJOK
Mohamad Mutakim, S.Pd.I
Guru PAI
Maf'ullah, S.Pd.
Staff Tata Usaha
Prasetyo Adi N., S.Pd.
Ka. Perpustakaan
Jaenudin
Penjaga Sekolah

Contact

Talk to us

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit. Dolores iusto fugit esse soluta quae debitis quibusdam harum voluptatem, maxime, aliquam sequi. Tempora ipsum magni unde velit corporis fuga, necessitatibus blanditiis.

Address:

9983 City name, Street name, 232 Apartment C

Work Time:

Monday - Friday from 9am to 5pm

Phone:

595 12 34 567

Cari Blog Ini

Diberdayakan oleh Blogger.

About me

Flickr Images

Like us on Facebook

Copyright 2019 Nivan. All Rights Reserved.
Designed by VeeThemes.Co.In

About Me

Home Top Ad

Responsive Ads Here

recent posts

Pages

Follow Us!